Warga Harap Putusan Pemda Kotim Adil

0
168
Foto: Tim Pemda dan Masyarakat di Kantor PT.IPK/DSN

Palangka Raya,beritapatroli.net

Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah telah menurunkan tim pada 28/2/2018. Untuk menindaklanjuti banyaknya laporan warga masyarakat menuntut hak mereka yang sampai saat ini sebagian belum diselesaikan oleh Perusahaan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit PT. Intiga Prabhakara Kahuripan (IPK) di Kecamatan Mentaya Hulu.

Warga berharap dalam pengambilan keputusan ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim dapat memberikan keadilan untuk mereka. Agar tidak menimbulkan konflik antar masyarakat dan perusahaan. Hal tersebut disampaikan Ajon. D mantan Kepala Desa sekaligus sebagai tokoh masyarakat desa Satiung kepada beritapatroli.net Senin, (5/3/2018) pagi.

“ saya mewakili tokoh masyarakat dua desa yang saat ini sebagian tanah kami belum diganti rugi oleh perusahaan termasuk 20 persen plasma untuk masyarakat. Dan kepada Bupati bantu masyarakat dengan adil dalam memutuskan hasil cek lapangan agar tidak terjadi konflik antar perusahaan,” ungkap Ajon. D.

Ajon menambahkan, pihaknya mempermasalahkan perusahaan tersebut mempunyai dasar dan fakta yang kuat. pihak perusahaan dalam melakukan kegiatan usahanya masuk diwilayah desa mereka,” kami menuntut ada dasar, karena izin HGU mereka masuk di desa kami yaitu desa Satiung dan Santilik. Menurut kami perusahaan belum sepenuhnya mengganti rugi kepada masyarakat yang kena dampak perizinan HGU,” kata Ajon.

Pihak lain, salah seorang aktivis Kalimantan Tengah Masroby ketika diminta tanggapan terkait permasalahan tersebut mendukung. Bahwa ia menyarankan Pemda Kotim agar secepatnya menyelesaikan permasalahan ini. Dan mengambil keputusan berimbang untuk masyarakat.

“ kami berharap agar permasalahan ini segera selesai dan tidak ada lagi masalah dikemudian harinya. Serta tidak ada gesekan antara masyarakat dan perusahaan, kalau jelas fakta dan data masyarakat memang perusahaan yang salah jangan di bela, jangan dibela putuskan saja,” harap Masroby. (beritapatroli.net perwakilan Kalteng)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

11 + six =