TKD PNS DKI Terancam Dipotong, Karena Tak Sesuai Serapan Anggaran

0
250

Jakarta, Berita Patroli

DPRD DKI Jakarta kini tengah menggodok rencana penurunan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD), karena tidak sesuai dengan penyerapan anggaran.

“Ada ketimpangan antara serapan anggaran dan TKD SKPD DKI Jakarta,” kata Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Karena itu, DRRD DKI Jakara akan mengubah skema TKD, karena terbukti banyak SKPD serapan anggarannya di bawah 50%, bahkan  ada yang hanya 9 persen pada 2013-2015. Syarif memberikan contoh, ada beberapa SKPD, lurah dan camat serta Sudin Infotik yang serapannya hanya 35 persen. Ia mengaku sempat mempertanyakan bagaimana mengukur pengeluaran TKD, sementara serapan anggarannya rendah.

“Kita agak terkejut, kaget sekali di LKPJ- AMJ kok ada sebuah pimpinan di SKPD yang ngeluarin jumlah besar untuk TKD, tapi serapannya rendah. Harus ada hubungan korelasi antar TKD dengan output pelayanannya, yakni serapan tertinggi,” ujar Syarif.

Selain itu, Syarif juga mengusulkan TKD masing-masing SKPD disesuaikan dengan risiko kerjanya. Syarif melihat masih beberapa SKPD yang memiliki beban pekerjaan tinggi, namun TKD yang diterima tak jauh dengan SKPD lainnya.

“Contohnya nih, lurah dan camat golongan 3D, bekerja di atas (rata-rata). (PNS golongan) 3D-nya sudah berjalan lebih dari 3 tahun, kemudian Sabtu dan Minggu enggak pernah libur, jabatan pamong kan enggak pernah libur dan waktu pelaksanaannya berbeda, poinnya cuma terpaut sedikit dengan, misalnya, PTSP,” kata Syarif.

Berbeda dengan pamong, PTSP tutup pada akhir pekan. Namun poin yang didapatkan hanya sedikit lebih rendah daripada pamong. Belum lagi, jika dibandingkan dengan SKPD Damkar yang sama-sama tidak memiliki libur di akhir pekan, dan dengan risiko kerja yang tinggi.

Di samping itu, ia juga menjelaskan perubahan skema TKD bisa menjadi pemicu pencabutan moratorium perekrutan CPNS DKI. Menurutnya, TKD perlu diperhitungkan ulang untuk nantinya disesuaikan dengan jumlah pegawai yang nanti diterima.admin

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × five =