Tiga Tersangka Saracen Ditangkap

0
133

Jakarta, Berita Patroli

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tiga orang yang menamakan diri kelompok atau grup ‘Saracen’. Mereka ditangkap karena kerap menyebarkan postingan ujaran kebencian bernuansa SARA di akun media sosial.

“Para pelaku yang sering mengunggah ujaran kebencian dan hoax bermuatan SARA yang meresahkan para netizen dan berpotensi memicu disintegrasi bangsa,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran, kemarin.

Dari hasil patroli siber ini, polisi mengamati bahwa grup Saracen kerap memposting berita hoax hingga ujaran kebencian yang bernuansa SARA. Ada tiga tersangka yang ditangkap yakni MFT (43) ditangkap di Koja, Jakarta Utara pada 21 Juli 2017, seorang perempuan berinisial SRN (32) ditangkap di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017 dan JAS (32) yang ditangkap di Pekanbaru, Riau pada 7 Agustus 2017.

Saracen adalah istilah yang digunakan oleh orang Kristen Eropa, terutama pada abad pertengahan untuk merujuk kepada orang yang memeluk Islam (tanpa memperdulikan ras atau sukunya).

Fadil mengatakan kelompok Saracen itu memiliki struktur sebagaimana layaknya organisasi pada umumnya dan telah melakukan aksinya sejak November 2015. Mereka yang ditangkap memiliki peran masing-masing.

“Tersangka JAS ini adalah sebagai Ketua, MFT berperan sebagai bidang Media Informasi dan SRN berperan sebagai Koordinator Grup Wilayah,” kata Fadil. Admin.

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × 4 =