Rotasi Jabatan di Kabupaten Sukabumi Diduga Rancu

0
1337

Sukabumi, Berita Patroli
Terkait mutasi yang beberapa hari lalu dilakukan Bupati  Sukabumi Drs. H .Marwan Hamami. MM membingungkan banyak pihak. Apalagi satu posisi diisi dua pejabat. Pelantikan eselon 2 dan eselon 3 sekitar seribu lebih oleh Bupati Drs. H. Marwan Hamami. MM di  lingkup aula setda dan GOR pelabuhan Ratu membuat banyak pihak bingung. Apalagi kedapatan satu jam setelah dilantik SK dibekukan dan kembali dilantik. Bahkan didapat satu posisi numpuk dua pejabat. Carut marut rotasi ini menjadi buah bibir bahkan kalangan media kesulitan mendapatkan pres rilis baik dari protokol maupun Humas Pemda.
Salah satu aktivis cicurug yang masuk kedalam GERAKAN PENGAWAL SUKABUMI LEBIH BAIK Dadang Sopandi  membenarkan rotasi tersebut bukan membuat Kabupaten Sukabumi lebih baik tapi makin carut marut. Selain tidak ada test and proper test juga tidak ada promosi. Padahal selain ada badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) juga ada daftar urutan kepangkatan (DUK).”Selama ini keduanya tidak berfungsi. Bahkan BKD diduga tidak memiliki data base pegawai.” Ungkap Dadang.
Buktinya lanjutnya mutasi kemaren seharusnya membuat nyaman malah membingungkan. Akibatnya pelayanan masyarakat aka menurun. Salah satu bukti Kelurahan Cicurug Endih Abdulah diangkat jadi Sekcam tapi penggantinya tidak ada. Sementara Kasi Pemerintahan Cicurug Asnawi yang kini menjadi Kades Tenjoayu malah diangkat lagi sebagai Kasi Pemerintahan Cicurug. Parahnya lagi Kepala UPTD Puskesmas Parakan Salak bertumpuk. Sebab Kepala UPTD lama tidak dimutasi sementara yang baru dilantik. Dadang meminta Bupati Sukabumi harus introspeksi atas carut marutnya rotasi ini.
Dari Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan mutasi yang mengakibatkan terjadinya kekosongan dan penumpukan pejabat juga penempatan pejabat kian membingungkan. Salah satunya Kepala BPMPD Dedi Chardiman yang kini menjadi DPMPD didudukkan menjadi Kasat Pol PP. Camat Sukaraja Aseng diangkat menjadi Kadis Pertanahan dan Tata Ruang. Bahkan Camat Cisolok Arif Solihin dilantik menjadi Camat Kabandungan tetapi dalam hitungan jam SK tersebut dianulir menjadi Camat di sekitar Pelabuhan Ratu. GUNTA & TEAM

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × 5 =