PT PERUM PERHUTANI KPH Banyumas Barat Tidak Penuhi Undangan ATR/BPN Kabupaten Cilacap

0
315
Cilacap, Berita Patroli
Sengketa tanah yang berkepanjangan antara PT perum perhutani KPH banyumas barat  dengan 5 desa di Cilacap Jawa Tengah sudah lama berlangsung selama 53 tahun belum ada tindak lanjutnya, dan parah perwakilan ahli waris gagal bertemu ADM perhutani.
Agus waryoko S.H dan Ananto widagyo S.H S.PD dari lembaga bantuan hukum ASA Law Firm Purwokerto selaku pengacara hukum dari  6000 ahli waris 5 desa  menjelaskan, ketidak hadirnya PT perum perhutani  KPH banyumas barat  ini yang tampa ada alasan yang jelas kepada instansi ATR/BPN baik tertulis maupun lisan ini patut kami menduga PT perhutani ada unsur kesengajaan dalam hal ini, buktinya  tadi waktu kami ada di dalam ada ahli waris melihat  mandor PT perhutani KPH banyumas barat  di luar, lalu kenapa tidak masuk justru malah pergi meningalkan kantor ATR/BPN dan ini kami menduga kuat ada unsur kesengajaan dari PT perhutani.
Sementara itu Ananto Widagyo S.H S.PD menambahkan kami sebagai kuasa hukum yang di amanahkan akan terus mendalami segalah macam bentuk unsur, manupulasi, dan penipuan yang terjadi dalam kasus ini dan kami menduga kuat hal ini terjadi dalam perkara  yang sedang kami tangani ini dan sudah kami laporkan ke  POLDA JAWA TENGAH dan sedang di tindak lanjuti oleh aparat yang berwenang tuturnya.
Sementara itu pernyataan pihak ATR/BPN menjelaskan tidak hadirnya pihak PT perhutaani  KPH banyumas barat ini wajar saja berbagai macam praduga semua kalangan, memang kami sangat menyayangkan ini terjadi.
Sebagai Instansi Negara yang bermartabat kami menduga mungkin saja hari ini pihak yang kami undang ada halangan lain atau waktunya bersamaan dengan agenda lain namun jika sudah 3X kami layangkan surat kepda pihak PT perhutani tetap tidak mau hadir dan/atau tidak hadir maka wajib kami laporkan atau di jemput  paksa pihak penegak hukum dan apa yang di duga terjadi kan bisa saja namanya juga menduga bisa  benar atau bisa salah jelasnya.
Di lain kesempatan ketua Komunitas Petani Kedungborang Bersatu  bapak KUSMIADI menjelaskan saat di temui awak media di ruang kerjanya mengatakan, jujur saya pribadi sangat kecewa dengan tidak hadirnya pihak PT perhutani dalam pertemuan  di kantor ATR/BPN karna ahli waris menunggu saat seperti ini selama 53 tahun lamanya, tapi tidak apa-apa artinya pihak PT perhutani  KPH banyumas barat tadi namun ini justru membukan mata publik di luar sana dengan hal ini semua bisa menilainya.
Ia juga menambahkan akan terus ,menindak lanjuti kasus ini sampai ada titik jelasnya yang di kliem dengan berbgai dalil PT perum perhutani KPH banyumas barat ini, kapan, dimana, yang hadir siapa saja dan yang bertanda tangan siapa saja serta harus bias menunjukan tukar menukar apa yang dia dalilkan yang mana,berapa di sahkan di mana, setau saya samapi saat ini tanda tangan UPTN  yang ter lampir sampai saat ini, jika PT perhutani tidak bisa menunjukannya maka ini mutlak perampasan atau menyerobot hak rakyat tuturnya.
Semoga apa yang terjadi di Cilacap saat ini sengketa tanah cepat mendatangkan titik terang. Sholeh.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

eighteen − 4 =