Polsek Gunung Guruh Gencar Sosialisasikan Himbuan Kamtibmas (Keselamatan Berlalulintas) dan Pernyataan Anti Geng Motor di Wilayah Hukumnya

0
250

Kapolsek bersama rombongan Djarum Super, Ikut mengkampanyekan Anti Geng Motor di polsek Gunung Guruh. Serta mensosialisasikan ketertiban lalu lintas.

Sukabumi, Berita Patroli
Kapolsek Gunung Guruh Yudi wahyudi Selasa[31/01/2017]beliau menyatakan perihal Sosialisasi himbuan kamtibmas tentang keselamatan berlalulintas,serta pernyataan anti geng motor bersama rokok jarum super ikut terlibat dalam hal tersebut yang bertempat di lapangan mako Polsek.Dalam pemaparanya yang pertama melakukan sosialisasi ke sekolah tentang untung dan ruginya ikut dalam geng motor.Sekalipun sangat rugi alias mubadir tidak ada mampaatnya ,maka polsek sendiri mengadakan gebyar kampanye anti geng motor.Jangan sampai anak mereka ikut terlibat dalam geng tersebut.

Selain sosialisasi berlalulintas polsek sendiri menekan geng motor salah satuny dengan kegiatan menertibkan kegiatan lalulintas, Seperti pengendara harus menggunakan helm stanndar, knalpot kendaraanya tidak bising, bahkan sebelumnya sudah melakukan penindakan bagi penggendara roda 2 yang menggunakan knalpot racing [bising]untuk di copot dan di gantikan dengan yang standar terangnya.

Maka beliau menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilyah hukumnya untuk lebih peduli lagi kepada anak anaknya,saudara yang masih mencari jati diriny.
Anak tersebut masih membutuhkan pengakuan dari teman temanya yang tentu pada dasarnya  sama alias pencarian identitas diri.Untuk itu menghimbau kepada warga masyarakat yang mempunyai anak baru gede [ABG] betul betul di perhatikan apalagi pas keluar waktu malam kemana perginya, sama siapa, bila perlu kalau udah sudah larut malam jangan di kasih keluar karena bisa mengakibatkan menjadi anak berandalan.

Bahkan anak tersebut bisa melakukan perbuatan pidana tegas Yudi.Dan beliau nyatakan apibila jam sudah di atas magrib bagi yang mempunyai anak laki laki khususnya yang dalam pergaulan di rumah anak tersebut berprilaku baik, namun jika di luar bisa di kendalikan. maka dari itu perluny apartisipasi keluarga ikut memperhatiakan dan peduli sama anaknya,tidak acuh terhadap anaknya minimal bisa mengendalikan untuk mengerem kelakuan anak di luar rumah.

Yudi jelaskan terkait hal tersebut di atas,terutama mengenai Larangan anak sekolah yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi alias SIM, membawa sepedah motor ke sekolah. Polsek sendiri sudah mendatangi Sekolah sekolah dengan memberitahukan kepada Gurunya, Wali murid, menyampaikan kepada mereka apabila anaknya belum memiliki SIM, untuk tidak membawa sepedah motor ke sekolah sekalipun jauh jaraknya, sebaiknya Orang tua mengantarkan anak tersebut. Dan bila masih tidak di taati himbuan dari kepolisian maka akan di lakukan tindakan dengan melakukan penilangan supaya orang tuanya tahu,bahwa polisi sudah mengingatkan tapi mereka tidak mengindahkan  karena bagi anak di bawah umur membawa sepedah motor cukup rawan akan kecelakaan  imbuh Kapolsek yang berpangkat IPTU. [Asher/AH]

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

17 − thirteen =