Pembangunan Air Bersih di Negeri Saparua Belum Rampung

0
170

Ambon,Berita Patroli

Pembangunan Air bersih Tahun 2018 di Negeri Saparua Kec.Saparua Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan nama paket SPAM.Kap.5L/Dt untuk KWS.Rawan Air KWS Haria Gunung,hingga memasuki tahun 2019 pekerjaan tersebut belum rampung.

Proyek Air Bersih yang menggunakan dana APBN Tahun 2018 dengan pagu Anggaran sebesar Rp 3500.000.000,- merupakan proyek dari Balai Wilayah Sungai Maluku.

Pengakuan dari penggungjawab proyek ( PT SINAR LEASE) jacky Latul ke Media Patroli, Senin (18 Maret 2019 )di warung kopi joas lama. bahwa Proyek Air Bersih Tahun 2018 di Negeri Saparu sampai sekarang belum rampung 100% ada beberapa bagian dari pekerjaan air Berish tersebut belum selesai,lanjut Jacky bahwa ada 50 Mata Kran yang belum di kerjakan serta di tambah dengan pemasangan jaringan pipa sepanjang 1KM (satu kilo Meter) yang belum di kerjakan,”namun jacky mengatakan kami sementara menunggu bahan baku berupa pipa yang belum di bongkar di palabuhan kapal,kemungkinan minggu depan sudah ada mobilisasi bahan baku ke Saparua.

Menurut JON HAURISA selaku PPK Air Baku.(Balai Wilayah Sungai Maluku) Proyek Air Bersih di Negeri Saparua tahun 2018,beliau menyampaikan ke Media Patroli,Selasa (19 Maret 2019) di Ruang kerjanya,memang benar proyek tersebut belum rampung di karnakan ada beberapa aitem dari pekerjaan yang tak terselesaikan berupah 39 mata kran Air Bersih yang belum terpasang dan ada sekitar 1KM (Satu Kilo Meter) jaringan instalasi pipa Air Bersh yang belum terpasang.jawaban dari PPK (Jon Haurisa )mengenai jumlah mata karan sangat berbedah jauh dengan pernyataan dari Jecky Latul yakni ada 50 mata karan yang belum terpasang ?????????.

Ketua Tim investigasi Komite Anti Korupsi Isak Salmon mengatakan bahwa Proyek Air Bersih di Kecamatan Saparua Tahun 2018 Yang di menangkan oleh PT SINAR LEASE dengan nilai penawaran sebesar Rp 3.398.350.000,- di duga kuat telah terjadi Tindak Pidana Korupsi yang dapat merugikan keungan negara Ratusan Jutah Rupiah.”Lanjut Caken mengatakan bahwa bisah ya????? Pencairan Dana Sudah rill 100% ko pekerjaanya belum juga rampung, dengan dukungan data yang sudah kami miliki, maka besok jumat (29 maret 2019)Komite Anti Korupsi Indonesia Provinsi Maluku melayangkan lapaoran resmi ke KAPOLDA MALUKU terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Air Bersih di Negeri Saparua, Kecamatan Saparua,Kabupaten Maluku Tengah. (RL)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × 4 =