Mengikuti Jejak Ayah, Bupati Kukar Rita Widyasari Tersangka Korupsi

0
401

Jakarta, Berita Patroli

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin, menetapkan Rita Widyasari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur tersangka gratifikasi atau menerima suap izin pertambangan dan  perkebunan dari Khairudin yang merupakan Komisaris PT Media Bangun Bersama.

“Kita menjerat tersangka dengan pasal gratifikasi, dan tersangka bukan terjaring operasi tangkap tangan (OTT),” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Bupati Rita ternyata mengikuti jejak mendiang ayahnya Syaukani Hasan Rais mantan Bupati Kutai Kartanegara yang juga terlibat korupsi pembebasan lahan Bandara Loa Rp 15,36 miliar pada Desember 2006 silam.

“Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, pribahasa inilah yang tercermin dari puteri kedua almarhum Syaukani ini. Dua periode menjadi bupati sejak 2010-2015 dan  periode 2016-2021, Rita Widyasari memiliki harta kekayaan sebesar Rp 236 miliar. Dia juga memiliki aset perkebunan dan pertambangan serta sepuluh unit mobil dan motor.

Rita yang kini berusia 44 tahun atau lahir pada 7 November 1973 di Tenggarong, Kalimantan Timur itu juga pernah diterpa isu video panas pada tahun 2010, ketika dia kuliah di Universitas Padjajaran, Bandung.

Sebelum ditetapkan tersangka, Rita juga menggelar festifal musik rock yang menghadirkan bintang tamu band metal dari Amerika Serikat, Skid Row,serta sejumlah band tanah air di lapangan panahan Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kukar, Kalimantan Timur, belum lama ini, yang disaksikan ribuan penonton.

KPK hingga kini masih menggeledah sejumlah tempat untuk mengumpulkan barang bukti.”Tersangka Rita masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK,” katanya.

Sementara itu, Rita Widyawati yang  merupakan kader Partai Golkar itu tidak gentar menghadapi proses hukum yang menerpa dirinya. “Saya akan tenang menghadapi kasus ini,” kata Rita yang berniat mundur dari bupati untuk maju sebagai calon Gubernur Kalimantan Timur pada pilkada serentak 2018.

Rita yang berpasangan dengan Edi Damansyah itu, sebelum menjadi Bupati Kukar, pernah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar hasil pemilu legislatif 2009. Darah politik memang begitu kental diturunkan dari almarhum ayahnya. Rita dikenal sebagai kepala daerah yang cerdas dan berpendidikan tinggi. Ia menyandang gelar PhD (doktor of philosophy) dari Universitas Utara Malaysia (UUM) setelah diwisuda langsung oleh Sultan Kedah, Dato Seri Diraja Tan Sri Tungku Puteri Intan Safinaz dalam acara Konvokesyen (wisuda) di Kedah pada 2014 lalu.

Politikus Golkar Azis Syamsuddin mengaku masih berkomunikasi dengan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari yang ditetapkan tersangka tadi siang. Azis berharap Rita dapat melewati proses hukum dengan baik.

Rita dikenal sebagai seorang kepala daerah yang pergi kemana-mana tanpa ajudan. Dia hanya mengajak Joni Ringgo Kasub Informasi Pemda Kukar. “Saya tidak membawa ajudan, karena untuk menghemat anggaran,” kata dia. admin

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

6 − 5 =