Dimas Kanjeng Gentong di Sidangkan

0
191

Trenggalek,BeritaPatroli                                                                                                          Pelaku kasus penipuan  dengan modus penggandaan uang  bak kanjeng dimas taat pribadi  akhirnya disidangkan  pada hari rabu tanggal (01/03/17) dengan agenda  pemeriksaan saksi , ada sembilan  saksi yang  dihadirkan diantaranya yaitu  sulastri,pawini ,suwandi ,mulyani dan tarmuji , dimana mereka  merupakan korban  penipuan  dari  hasani, Meski tak sehebat  Dimas Kanjeng sang pelaku  Hasani Suhartono alias dimas kanjeng gentong(48) warga Desa Karanggandu kec.Watulimo Kab Trenggalek  dan pengikutnya Ahmad Hisyam (43)berhasil menipu  korbanya hingga milyaran rupiah. Menurut keterangan dari semua saksi yang ada   didepan hakim  ketua  Joko Saptono SH, mereka mengakui semua kesalahanya.

Hakim yang dikenal baik,sopan tegas dan humoris , serta familier pada semua orang dengan dibantu oleh  kedua Hakim  anggota Feryanda SH dan Hayadi SH. sedang Jaksa penuntut umum Hj.Ririn Susilowati SH wanita berjilbab yang dikenal  taat pada agama, mereka membacakan dakwaannya  .Bahwa   Modus yang digunakan  pelaku  dengan membeli  cengkeh dari petani dengan harga diatas normal  dan sang pelaku  menjanjikan akan membayar   dalam tempo tiga bulan kemudian namun hingga  jatuh tempo tidak dibayar juga.

Dari proses tersebut  ia memperdayai korban dengan diiming-imingi  akan menggandakan  uang  korbanya hingga dua ratus  kali lipat dengan cara dimasukan ke gentong  gaib dengan cara  ritualan .Selama enam bulan melakukan aksinya ini pria bejat dan tidak takut dosa dan tidak punya perikemanusiaan tersebut  berhasil menipu banyak orang hingga ratusan  korban ,salah satunya pawini   (49) warga Desa Sawahan Kec,Watulimo Kab Trenggalek Dan sulastri  yang beralamat sama ,pada saat memberikan keterangan  dipengadilan.

Awalnya saya  disuruh  oleh hasani untuk membeli cengkeh sebanyak-banyaknya dari petani dengan harga 150.000 perkilo padahal harga pasaran sebesar 100.000 perkilo dan hasil pembelian cengkeh tersebut akan dibayar oleh hasani karena menurutnya ia bisa mewujudkan uang gaib hasil ritualan   dengan syarat mengisi  gentong gaib nya hingga penuh dan mandi kembang beserta mengumpulkan sampah pasar dan lain-lain  agar uang dalam gentong tersebut bisa berlipat ganda .karena saking percayanya  saya menuruti saja apa yang diucapkanya,namun ternyata  sampai sekarang ia tidak terbukti bisa menggandakan uang.

Dari kejadian ini saya mengalami  kerugian hingga milyaran juta rupiah saya harus menanggung  uang  hasil pembelian cengkeh  dari petani  tersebut’’.Ujarnya . menurut keterangan  dari salah satu saksi yang bernama tarmuji   ia juga dipekerjakan untuk membangun rumah dimas kanjeng gentong  dengan dijanjikan bayaran sebesar Rp.300.000(Tiga Ratus Ribu ) perhari dan jika selesai akan diberi hadiah  mobil avansa namun setelah selesai pembangunan tidak dibayar sepeserpun,dirinya malah  dimintai  uang  sebesar 12 juta’’ujarnya dan sidang akan dilanjutkan senin depan( 06/03/17) dengan agenda pemeriksaan saksi kedua.(TRIENG)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one + eleven =