Edukasi Anti Narkoba Melalui Dongeng Kepada Anak Usia Dini

0
225

Depok, Berita Patroli
Ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini sudah semakin meresahkan. Tidak hanya dikalangan  remaja, bahkan saat ini anak-anak usia dini sudah menjadi target dari para bandar dan pengedar.

Untuk itu dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, BNN Kota Depok bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok mengadakan kegiatan edukasi anti narkoba melalui mendongeng, Rabu (3/5/2017) pagi WIB, dihalaman Balaikota Depok, Jl. Margonda Raya. Kegiatan itu diikuti 2.200 anak usia dini, dan tercatat dalam rekor muri.

Edukasi anti narkoba, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini tentang pentingnya hidup sehat tanpa menyalahgunakan narkoba. Metode edukasi yang digunakan dikemas dalam bentuk mendongeng karena metode tersebut dinilai sangat cocok bagi anak-anak usia dini.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Thamrin, “pembekalan edukasi kepada anak sejak dini melalui mendongen, dinilai sangat cocok bagi anak usia dini”. Hal tersebut dikatakan Thamrin usai Gebyar Hardiknas PAUD dan BNN dan MURI yang dihadiri Wali Kota Depok Muhammad Idris, Deputi Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, dan Bunda PAUD Depok, Elly Farida.
Pembekalan edukasi kepada anak sejak dini melalui mendongen tidak kali ini saja namun kedepannya sudah tertanam sejak dini dengan informasi narkoba, kelak saat dewasa nanti bisa menjadikan tameng pertahanan diri bagi anak untuk menjaga Depok menjadi kota sehat, bersih dari narkoba, berkualitas, dan berkarakter, lanjutnya.

Kita harapkan ke depan, BNN, Kepolisian, Pemerintah Kota Depok, dan instansi pemerintahan yang ada, bersama masyarakat dapat menciptakan Kota Depok menjadi Kota yang bersih dari narkoba, “pungkas Thamrin”.
Sementara itu, Ika Rosdika Kepala Seksi (Kasi), PAUD Disdik Kota Depok mengatakan, “edukasi serta pemahaman bahaya narkoba melalui mendongen, yang mendapat raihan rekor muri ini, yakni kategori Stop Narkoba yang menghadirkan 2.200 peserta anak usia dini, sangatlah pantas¬† bagi anak usia dini.
Penyalahgunaan narkoba wajib kita cegah sejak usia dini, sehingga kedepannya sudah tertanam dibenak anak bahaya akan narkoba dan kelak saat dewasa nanti bisa menjadikan tameng pertahanan diri bagi anak untuk menjaga bersih dari narkoba, berkualitas, dan berkarakter, lanjutnya.

Lebih lanjut, selain bahaya narkoba, tak kalah penting juga disosikisasikan bahaya aksi pelecehan seksual terhadap anak-anak, dimana sejak usia dini, anak dapat menjaga tubuh bagian intim sensitif yang tidak boleh disentuh oleh sembarang orang.

Ada sebanyak 2.200 anak usia dini masing-masing perwakilan dari 9.300 Paud di Depok yang mengikuti edukasi pemahaman bahaya narkoba yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok, tambahnya.
Kita harapkan, edukasi pencegahan narkoba melalui dongeng untuk anak usia dini kali ini, diharapkan dapat menjadi bekal kelak bagi anak dikala dewasa nanti. Tak lupa pula Ucapan terimakasih kami kepada beberapa pihak terutama dari Deputi Pencegahan BNN serta Walikota Depok yang telah mendukung Gebyar Hardiknas PAUD, “tutup Ika”.
Seperti diketahui, program ini merupakan program unggulan Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok terpilih saat ini, yakni Depok sebagai Kota layak anak dan Depok sahabat keluarga. (ADV)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 − 7 =