DPE DKI dan Sudin Jaksel Saling Lempar Tanggung Jawab

0
454
Foto: Kepada Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Yuli Hartono.

Jakarta, beritapatroli.net

Dinas Perindustrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta saling lempar tanggung jawab dengan Sudin Jakarta Selatan (Jaksel) soal pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pada halte sepanjang Koridor 13 Tranjakarta  rute Tendean-Ciledug yang menyebabkan hingga kini pembangunan PJU belum terealisasi.

“Saya bukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek PJU yang menelan anggaran Rp 14 miliar itu, tapi Kepala Suku Dinas (Kasudin) Jakarta Selatan, Suryanto,” kata Harly, salah satu pejabat DPE DKI kepada Berita Patroli dan beritapatroli.net, Selasa 20 Maret 2018.

Menurut Harly, kegiatan tersebut berada di Suku Dinas Jakarta Selatan, dan bukan di DPE DKI. Proyek PJU itu saat ini sedang dalam proses lelang. Sedangkan Kasubag Umum/Kepegawaian  DPE DKI Iksan mengatakan bahwa PPKnya adalah pak Harly.

Sementara itu, Kasudin Jakarta Selatan Suryanto ketika dihubungi, menurut salah satu stafnya, dia lagi diklat selama 6 bulan. Dan PLTnya, adalah Kepala Bidang Pencahayaan Kota DPE DKI, Syamsul Bahri. Tanya saja pak Syamsul, kenapa proses lelangnya terlambat. “Kita tidak berwenang menjawab soal proyek itu,” kata dia.

Terlambatnya proses lelang itu diduga belum sinerginya antara Sudin dan DPE, sehingga terkesan lambat mengambil kebijakan.

Akibatnya, masih terdapat sejumlah kekurangan, antara lain PJU pada lintasan jalan termasuk belum adanya akses aman bagi lansia dan disabilitas.

Sedangkan Syamsul Bahri yang dianggap bertanggung jawab dalam proyek pengadaan lampu PJU Koridor 13 belum berhasil ditemui Tim Berita Patroli. Tim.

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four + five =