Diduga Jual Motor BB, Oknum Kapolsek di Pasuruan Dicopot

0
187

Gambar : Oknum Kapolsek Keboncandi dan Ilustrasi gambar motor BB

Pasuruan, Berita Patroli

Hingga kini kasus dugaan penjualan barang – bukti motor, yang melibatkan tiga oknum polisi di Polsek Keboncandi Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan masih terus berjalan. Bahkan, saat ini ketiga oknum tersebut masih menjalani pemeriksaan. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo kepada awak media Pasuruan. Orang nomor satu di lingkungan Mapolres Pasuruan Kota ini menegaskan, proses hukum untuk ketiga anggotanya yang nakal tersebut dilakukan secara hati-hati dan profesional. “Kasus ini kami lakukan dengan tegas dan profesional.

Buktinya, salah satu diantara ketiganya yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek sudah kami copot jadi Kapolsek di sana (Keboncandi.red),” terangnya kepada awak media Pasuruan Minggu (26/02/2017) yang dikutip oleh Berita Patroli. Kendati demikian, Kapolres mengaku bahwa lamanya pemeriksaan terhadap ketiga anggotanya yang bandel tersebut, karena pihaknya harus memeriksa sejumlah saksi dan harus dilakukan secara cermat. “Saat ini statusnya sudah naik ke penyidikan,” imbuhnya. Selain itu, Kapolres juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan ketiga anggotanya itu akan dikenai pidana umum, kalau seandainya para pemilik motor barang bukti itu melapor ke Mapolda. “Apabila terbukti bersalah, mereka bertiga ini akan diberi sanksi keras,” tegasnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, tiga oknum polisi yang berdinas di Polsek Keboncandi, Gondang Wetan, diduga kuat menjual barang bukti sepeda motor. Bahkan, informasinya, barang bukti motor yang dijual itu tidak hanya satu atau dua sepeda motor, melainkan ada 18 sepeda motor yang dijual. Penjualan barang bukti tersebut dilakukan secara bersamaan, ke seorang pengusaha besi tua yang berlokasi di sekitar Kota Pasuruan. Kasus ini terungkap saat sejumlah pemilik motor yang terkena tilang akan mengambil kendaraannya ke Mapolsek Keboncandi, dengan membawa bukti kepemilikan BPKB dan STNK. Namun, saat sampai di Mapolsek ternyata sepeda motor mereka sudah raib. (muin)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 − 11 =