Diduga Perum Griya Benda Asri Kangkangi Perda IMB

0
21

Sukabumi, Berita Patroli

Perumahan Griya Benda Asri  milik pengembang dari Bumi Rajawali Sentosa / Anugerah Bangun Sentosa yang belokasi di Desa Benda ,Kecamatan cicurug ,Diduga cacat hukum dalam melakukan kegiatan pembangunan proyek perumahan nya. Ijin perumahan ini diberikan untuk membangun diDesa Benda Kecamatan Cicurug ,namun kenyataanya sudah melebar sampai ke Desa Tenjoayu ,Kecamatan Cicurug, tanpa adanya  pengajuan perluasan ijin .

Camat Cicurug ,Wawan Gordawan  saat dikonfirmasi Berita Patroli mengatakan “ Pihak Kecamatan Cicurug ± sebulan yang lalu mengetahui permasalahan ini,namun dengan adanya kesibukan dari kegiatan Pilegnas & Pilpres ,pihak kecamatan Cicurug baru turun kelapangan kemarin ( Rabu tgl 08-05-2019 ) tuk chek dan richek dilapangan ,dan kita sudah hentikan sementara kegitan ini serta menghimbau pengembang tuk segera mengurus ijinnya “ Pungkas Camat Cicurug.

Ditempat yang berbeda J.A SUBAGIO salah satu penggerak senior diKecamatan Cicurug mengatakan “ Cicurug mulai ramai dengan perumahan yang tidak tepat sasaran peruntukan lahannya atau menurut RUTR. Seperti Perumahan GBA ( Griya Benda Asri ) jika memang sdh masuk dalam Site Plan terdahulu wilayah Desa Tenjoayu dalam perijinanya ,kenapa warga masyarakat Tenjoayu tidak dilibatkan dalam sosilisasi proses perijinanya.

Saat ini Perumahan GBA ingin melaksanakan perluasan pembangunan proyeknya di Desa Tenjoayu, tentunya kita harus pahami dahulu kajian dari DLH ( Dinas Lingkungan Hidup ) yang bersumber RUTR apakah boleh wilayah Tenjoayu tuk perumahan mengingat wilayah ini daerah serapan air.Jika sudah membangun dari sarana dan prasarana diluar ijin yang ditentukan tentunya ini sudah cacat hukum dan harus segera dihentikan kegiatan pembangunan proyeknya. Ijin perluasan Perumahan harus diikuti pula dari revisi kajian UPL/UKL dan Andal Lalinya serta Rekomendasi dari Dinas Tata Ruang “ Pungkas Bagio.                                                                                                                                                    SSementara itu Manager Perumahan GBA  “ ADI “ Saat dihubungi melalui ponselnya, pertama mengatakan bahwa Ijin dari Perumahan GBA sudah ditempuh. Lalu ketika Berita Patroli menginvestigasi kenyataanya baru mau ditempuh sesudah adanya monitoring dari DPMPTSP dan Kecamatan Cicurug. Lalu ADI mengatakan bahwa pembangunan Proyek perumahan yg sudah ada di Desa Tenjoayu sdh masuk dalam Site Plan terdahulu.  Ketika ditanya ,Kalau masuk dalam Site Plan pembangunan Perumahan diwilayah Desa Tenjoayu, Kenapa Warga masyarakat Desa Tenjoayu tidak dilibatkan dalam proses perijinananya.

Hasil investigasi Berita Patroli yang masuk dalam wilayah Desa Tenjoayu dan ijin dari masyarakat Desa Tenjoayu untuk Sumur Bor Cicurug Water Land Bukan Perumahan GBA. GUNTA –Bersambung.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

thirteen − 4 =