Diduga Konspirasi Korupsi di BLUD RS-Pelabuhan Ratu

0
334

Sukabumi, Berita Patroli
Masih hingar bingar dari telinga kita ttg adanya pinjaman 5 M dari BLUD RS -Pelabuh-an Ratu ke Bank Mandiri, yang tidak jelas per-utunkanya dan BPJS yang sudah dicairkan ± 10 M masuk kerekening siapa, juga tak jelas.

Kini Wakaf pembangunan Gedung “ HEMODIALISA “
yang tidak transfaransi dari mana sumber dananya,sehinggah menimbulkan efek dampak KONG KALI KONG. Sehinggah patut diduga adanya muatan Konspirasi Korupsi di BLUD RS-Pelabuhan Ratu.

Hari Rabu tanggal 24-04-2019 Berita Patroli dan Rekan LSM “ PAB “ Mencoba mendatangi Humas dari BLUD RS-Pelabuhan Ratu untuk mengkonfirmasi permasalahan tsb diatas, yang mana sebelumnya minggu lalu sdh bertemu dan padat acaranya alias tidak ada waktu dan diagendakan minggu ini. Setelah bertemu dengan Humasnya ( Billy ) ternyata hasilnya sama dengan minggu yg lalu Direktur BLUD RS-Pelabuhan tidak bisa ditemui untuk diklarifikasi dan konfirmasi ttg masalah tersebut diatas, papar Billy.
Diduga keras Direktur BLUD RS-Pelabuhan Ratu sudah melanggar dari UU No14 tahun 2008 ttg KIP ( Keterbukaan Informasi Publik ) & Peraturan Pemerintah R I No 61 Tahun 2010 Ttg Pelaksanaan UU No 14 Tahun 2008 ttg KIP serta UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers /Instrumen HAM Nasional /Tematik HAM/UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers ,dalam pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Diduga Direktur BLUD RS-Pelabuhan Ratu KORUPSI sehinggah alergi terhadap Jurnalis.
Ditempat yg terpisah ketua Umum LSM “PAB “ ( Pemuda Abdi Bangsa ) FRIADY MAHYUZAR mengatakan “ Pihak nya sudah lama menginvestigasi permasalahan ini dari Pinjaman Modal 5 M ,Pencairan BPJS 10 M yang tidak tepat sasaran dan tepat guna dan dugaan investigasi dampak dari dibalik hibah pembangunan Gedung HAEMODILISA . Diduga pihak BLUD RS -Pelabuhan Ratu Konspirasi yang diduga berpotensi korupsi dari wakaf pembngunan Gedung HAEMODIALISA ini.

Gedung ini diduga dapat dari wakaf Perusahaan obat atau Perushaan penyedia alkes di BLUD RS B-Pelabuhan Ratu, sehinggah jika Gedung ini selesai tentunya patut diduga keras pemberi wakaf Gedung ini pula ini yang mendapatkan fasilitas khusus dari BLUD RS-Pelabuhan Ratu . Seperti tender alkes di BLUD RS-Pelabuhan Ratu atau pembelian produk obat obat dalam skala besar serta prioritas dari kebutuhan obat yang ada di BLUD RS-Pelabuhan Ratu. Kami dari LSM “ PAB “ terus giat menyikapi permasalahan ini sampai tuntas kendati Direktur BLUD RS -Pelabuhan Ratu menghindar untuk diajak klarifikasi maupun audensi dengan LSM “ PAB “ Ungkap Friady. GUNTA

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

20 + 18 =