Diduga Dishub Kab-Sukabumi Bijaksana Mengabaikan Peraturan

0
173
Foto: Portal tersebut akhirnya dibongkar.

Sukabumi, beritapatroli.net

Sesudah hasil musyawarah Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi hari Selasa membongkar portal antisipasi kendaraan besar H-7 dan H+7 setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Dengan dibongkarnya portal tersebut kendaraan besar perusahaan yang berada di wilayah tersebut bisa beroperasi kembali.Pembongkaran portal yang dipimpin langsung Kabid Lalin Dishub ( Iwan Atd ) dan Muspika Cicurug .

Dishub Kab Sukabumi membongkar Portal milik PT.KAI dengana menggunakan mobil tren angkat PT Waskita yang beroperasi membangun Jalan Tol Sesi Dua Bogor Sukabumi.Dari hasil investigasi dan  informasi yang terhimpun, Bahwasanya portal yang terletak di jalan Kabupaten ( Tepatnya di Gg Hawai ) sengaja dipasang oleh pihak PT. KAI dengan alasanya untuk mengantisipasi kendaraan besar yang melintas di rel dikarenakan akibat kendaraan dengan muatan berat kondisi rel menurun ± 20 cm dan untuk keselamatan Kereta Api yang melintas. Hal tersebut karena khawatir kondisi rel tidak mampu menahan beban kendaraan berat yang sedang mengerjakan proyek tol. Apalagi bagian beton jalan tersebut kondisi mulai rusak.

Sementara itu Pihak Humas PT. KAI yang menangani permasalahan ini ‘ EDI KUSWOYO “ tidak berhasil dihubungi, Kamis (5/7/2018) bertempat di Kantor DISHUB Kab -sukabumi Cikembang.

Hasil konfirmasi Berita Patroli dengan Kadishub Tendy dalam kutipan mengatakan “ Jalan Kabupaten yang trsb diatas boleh dilalui dengan muatan berat berapun dengan catatan Sepanjang dari kendaraannya sumbu rodanya berkekuatan 8 Ton atau MST 8 Ton.

Ketika ditanya hak dan kewajiban dari PT.YOUNGJIN – ketika PT.YOUNGJIN menuntut haknya untuk dibuka portal akan tetapi bagaimana dengan kewajiban dari PT.YOUNGJIN tentang Ijin ANDAL LALIN / Management Rekayasa Lalu lintas , Tendy mengatakan akan mengcroschek dulu ada atau tidaknya ANDAL LALIN / Management Rekayasa Lalu lintasnya.

Ditempat yang terpisah Ketua Umum AJI-SU ( Aliansi Jurnalist Independent – Sukabumi ) JAYA TARUNA mengatakan “ Diduga Kadishub Kab- Sukabumi Maju Tak Gentar Membela yang Bayar-acuan dari UU No 38 tahun 2004 Ttg jalan sdh sangat lah jelas implementasinya bahwa jalan ada klasifikasinya atau golonganya apa lagi acuanya dari UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Klasifikasi jalan umum di Indonesia implementasinya menjelaskan hubungan kelas jalan ,fungsi jalan ,ukuran kendaraan dan Muatan Sumbu Terberat (MST) tentunya ada volume berat yg diijinkan kapasitas jalan kabupaten Maximal berat tonase .    Untuk jalan Kabupten seperti jalan Benda Gg Hawai ini ketentuannya -Dimensi Kendaraan yg diijinkan adalah Lebar ≤ 2.500 mm,Panjang ≤ 9.000 mm,Tinggi ≤ 3.500 mm -Nah kalau truk container yang memiliki roda 18 sampai 20 panjang nya berapa tentunya melebihi 9 M ( 900 MM ). Diduga Kadishub Kab Sukabumi demi kepentingan pribadi untuk PT.YOUNGJIN I ( Satu ) melegalkan segala cara “ Ungkap Jaya.

Hal senada diungkapkat dari Ade papat anggota dari Forum Komunikasi Peduli Jalanan Sukabumi mengatakan “ Jika jalan Kabupaten yang notabene secara peraturan beserta turunanya implementasinya Jalan Kabupaten hanya diperbolehkan untuk dilalui kendaraan dengan bobot volume berat angkutan 8 Ton -Boleh tidak dilalui kendaran dengan bobot volume  berat berkapasitas 24 Ton , Kadishub harus lebih arif menyikapi permasalhan ini. Papar Ade. GUNTA & TEAM

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one + sixteen =