Diduga Adanya Pinjaman 5 M, BLUD RS-Pelabuhanratu Akan Diperiksa BPK

0
670

Sukabumi, Berita Patroli
Dari beberapa nara sumber yang berhasil dihimpun oleh LSM “ PAB “ ( Pemuda Abdi Bangsa ) dan selanjutnya LSM “ PAB “ melalui Sekjenya yang berinisial “ DEDI “ kepada Berita Patroli mengungkapkan “ Bahwasanya BLUD RS-Pelabuhan Ratu pada tanggal 29-12-2018 mengajukan pinjaman kepada Bank Mandiri Rp,- 5.000.000.000. ( 5 M ) dengan bunga pinjaman ± RP,- 30.000.000 Per bulan ( Bunga Flat ), Pinjaman ini dipergunakan untuk membayar gaji tenaga honorer dan tenaga Medis BLUD RS-Pelabuhan Ratu dan juga untuk membeli obat obat an keperluan BLUD RS-Pelabuhan Ratu yang sudah habis stocknya, dikarenakan BPJS bulan 09 dan 10 belum bisa dicairkan.

Namun ketika LSM “ PAB “ menanyakan bagaimana dengan pelaporannya karena hal ini sudah mendekati akhir tahun ,pihak BLUD RS-Pelabuhan Ratu belum bisa menerangkan. Selain itu juga ± terdapat 30 orang lebih yang bersedia hadir memberikan keterangan untuk datang ke BLUD RS-Pelabuhan Ratu,atas telah terjadi pelayanan yang diduga tidak memuaskan dari BLUD RS -Pelabuhan Ratu, bahkan dari 30 orang ini salah satu diantaranya meninggal dunia akibat pelayanan buruk dari BLUD RS-Pelabuhan Ratu.” Ungkap DEDI ( Minggu yang Lalu ).

Hari Rabu tanggal 10-04-2019 ± jam 10 .00 an Berita Patroli bersama LSM “ PAB “ yang diwakili Sekjennya ( DEDI ) dan juga Bendaharanya ( JHO ) mencoba mendatangi kantor BLUD RS-Pelabuhan Ratu ,untuk mengkonfirmasi keterangan tersebut diatas. Dikantor, kami bertiga diterima oleh Humas BLUD RS-Pelabuhan Ratu yang berinisial BILLY.

Setelah kami bertiga memaparkan maksud dan tujuan kami datang ( Untuk pemberitaan berimbang ), BILLY mengatakan “ Bahwasanya peristiwa ini akan diperiksa oleh BPK-RI dan untuk memeberikan keterangan akan hal tersebut diatas adalah kewenangan untuk menjawabnya dari pihak Direktur BLUD RS-Pelabuhan Ratu yaitu dr. ASEP.Pihak Humas tidak bisa memberikan keterangan. Ketika kami bertiga minta ijin untuk bertemu dengan dr.ASEP ,BILLY mengatakan “ dr.ASEP sedang rapat dan tidak bisa diganggu, lalu kami menanyakan hari apa kami bisa datang kekantor lagi untuk bertemu dengan dr.ASEP -BILLY mengatakan minggu minggu ini Direkutur BLUD RS-Pelabuhan Ratu sangat padat jadwalnya ,kami belum bisa mengatur atau memastikan kapan Direktur BLUD RS Pelabuhan Ratu bisa meluangkan waktu untuk menerima permohonan ini. “ Ungkap BILLY.

Sampai berita ini ditulis dan diturunkan Berita Patroli belum bisa menghubungi Direktur BLUD-RS Pelabuhan Ratu ( dr.H.ASEP RUSTANDI ) untuk dimintai keterangan atau konfirmasi akan perihal tersebut diatas. Diduga dr.ASEP alergi terhadap jurnalis dan LSM jika ingin konfirmasi apa lagi adanya dugaan muatan tipikor yang sudah tentu menghambat dan memberikan asset untuk WTP KAB -Sukabumi dan Program dari Bupati Sukabumi setiap birokrasi maupun SKPD wajib Ekspose 2020 .GUNTA

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fourteen − eleven =